Nusantara Positif

Pererat Ukuwah Islamiyah, TNI Hadiri Pelantikan Idarah Syu’biyyah JATMAN di Kabupaten Pacitan

Avatar
×

Pererat Ukuwah Islamiyah, TNI Hadiri Pelantikan Idarah Syu’biyyah JATMAN di Kabupaten Pacitan

Sebarkan artikel ini

 

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Pacitan, – Mewakili Dandim Pacitan Perwira Seksi Personalia (Pasipers) Kodim 0801/Pacitan Lettu Cke Misrum menghadiri Pelantikan Idarah Syu’biyyah Jam’iyyaah Ahlith Thariqah Al – Mu’tabarah An – Nahdliyah (JATMAN) Kabupaten Pacitan yang di hadiri ± 100 orang, bertempat di Pendopo Kabupaten Pacitan. Minggu (25/1/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri di antaranya Asisten I Bupati Pacitan M. Husnul Fauzi, S.S.T.P.,M.M, Ka SPKT Polres Pacitan Iptu Saras Dupita, S.H, Pasipers Kodim 0801/Pacitan Lettu Cke. Misrun, Mudir Ali Idaroh Aliyah JATMAN Pusat Jakarta Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H.,M.H.,M.Si, Mudir Idaroh Wustho Prov. Jatim KH. Fathul Huda, Rois Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kab. Pacitan KH. Saifuddin, Mudir Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kab. Pacitan Drs. KH. Abbdulloh Sadjad, M.Si, Ketua PCNU Kab. Pacitan KH. Sutrisno, Rais Syuriah PCNU Kab. Pacitan KH. Ibnu Salam, Forkopimda Kab. Pacitan, Pengurus Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kab. Pacitan, Pengurus Idaroh Ghusniyyah JATMAN Kec. Kebonagung dan Kec. Tulakan.

 

Rangkaian kegiatan di awali dengan Pembukaan, di lanjutkan dengan Pembacaan ayat suci Al – Quran dan Sholawat Thoriqiyah, Menyanyikan Mahalul Qiyam dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyanyikan mars Syabbanul Waton, Prosesi pelantikan yang di pimpin oleh KH. Saifudin, S.H.,M.H., Sambutan Mudir Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kab. Pacitan Drs. KH. Abbdulloh Sadjad, M.Si.

 

Dalam Sambutan Bupati Pacitan yang diwakili oleh M. Husnul Fauzi, S.S.T.P., M.M Asisten I Bupati Pacitan yang intinya pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah amanah berat dan kehormatan untuk membawa ajaran tarekat  agar tetap lurus sesuai Al-Qur’an dan Sunnah di tengah masyarakat.

 

“Kami di pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran JATMAN dalam menjaga keseimbangan antara syariat dan hakikat. Kami meyakini, melalui pembinaan yang dilakukan oleh para Mursyid dan pengurus JATMAN, akan terwujud masyarakat yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara spiritual,”ungkap Husnul dalam sambutannya.

 

Ia juga menambahkan bahwa hal ini penting untuk menjawab keraguan dan menyatukan persepsi di tingkat akar rumput.

 

“Bupati berpesan agar JATMAN dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondusifitas daerah. Tarekat tidak hanya berbicara soal ibadah individual, tetapi juga ukhuwah (persaudaraan) dan kemaslahatan umat,”tambahnya.

 

Sementara itu KH. Fathul Huda Mudir Idaroh Wustho Prov. Jatim dalam sambutannya berharap ke depan tidak ada lagi permasalahan-permasalahan seperti sebelumnya, Kepemimpinan ini harus melangkah sesuai dengan aturan organisasi.

 

“Harapan kami besar agar kepengurusan baru mampu menjadi motor penggerak konsolidasi organisasi dan penguatan peran tarekat dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat.

 

“Pentingnya sosialisasi identitas kelembagaan JATMAN kepada masyarakat luas. Dengan adanya pelantikan ini, saya berharap pengurus pusat dapat lebih aktif turun ke bawah untuk menyampaikan bahwa JATMAN adalah badan otonom resmi di bawah naungan Nahdlatul Ulama,” harapnya.

 

Disela-sela usai kegiatan dalam kesempatan tersebut Lettu Cke Misrum saat di temui media mengatakan dari TNI khususnya Kodim 0801/Pacitan mengapresiasi pelantikan Idarah Syu’biyyah Jam’iyyaah Ahlith Thariqah Al – Mu’tabarah An – Nahdliyah JATMAN Kabupaten Pacitan masa jabatan kepengurusan yang baru untuk periode 2025 – 2029.

 

“Semoga pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan amanah untuk membawa ajaran tarekat  agar tetap lurus sesuai Al-Qur’an dan Sunnah ke depannya,”harap Lettu Cke Misrum.

 

Kegiatan tersebut di akhiri dengan pembacaan Taujihat Wal Isyadat yang dipimpin oleh Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H.,M.H.,M.Si Mudir Ali Idaroh Aliyah JATMAN Pusat Jakarta kemudian di tutup dengan Do’a bersama.